Rabu, 30 November 2011

Being a Good Doctor

      



 Dokter yang baik harus memenuhi 10 kriteria. Agar menjadi dokter yang baik menurut ilmu kedokteran dan hokum agama Islam. Diatas dipaparkan bahwa hal pertama yang harus dimiliki seorang dokter adalah akidah atau perilaku yang lurus, yang tidak bertentangan dengan ajaran agama Islam. Diantaranya syirik (menyekutukan Alloh) dengan menggantungkan diri kepada selain Alloh. Misalnya percaya pada jampi-jampi. Seorang dokter yang baik mengobati pasiennya berdasarkan ilmu yang dia peroleh dengan menggantungkan kesembuhan pasien hanya kepada Alloh SWT. Memberi pengobatan berupa pemberian resep obat, bukan bacaan jampi-jampi.

10 kretiria :
    
·  Akidahnya harus lurus (tidak tercampur mistik, syirik apalagi menjadi dokter dukun)
·  Ibadahnya harus shahih (setiap peribadatan mempunyai rujukan)
·  Akhlaknya terpuji
·  Mengusahakan bisa mandiri secara ekonomi
·  Luas wawasan pengetahuannya
·  Menjaga kebugaran dan kekuatan fisiknya
·  Bersungguh-sungguh dalam mengerjakan segala amal perbuatan
·  Cermat dan rapi dalam bekerja
·  Menjaga waktu, tidak lagi membiarkan ada waktu yang hilang tanpa target kerja yang jelas
·  Selalu mengusahakan diri agar bermanfaat bagi orang lain

      Dokter juga harus memiliki akhlaq/ perilaku yang terpuji. Dokter harus bertindak dan bersikap yang baik kepada siapa saja terutama pasien. Salah satunya yaitu bersikap ramah tamah kepada pasien. Pasien adalah manusia yang memiliki naluri. Seorang pasien tak hanya membutuhkan pengobatan medis secara fisik, tapi secara psikologis juga.
Dokter harus bias bersikap ramah agar pasien merasa nyaman dan aman. Tentram pikiran dan jiwanya sehingga pengobatan yang dia lakukan tidak sia-sia.
Coba anda bayangkan bila seorang pasien yang memiliki penyait asma atau jantung datang kepada dokter, kemudian dibentak dokter. Mungkin dia akan merasa shock (kaget) bukannya malah sembuh, tapi malah memperparah penyakitnya.
Menurut saya “Keramahan (bersikap ramah)” adalah kunci utama yang harus dimiliki seorang dokter. Sikap ketus dan kurang ramah mungkin sering anda temui apabila berobat kepada dokter. Dokter menganggap mengetahui semua diagnosa dan pasien hanya dianggap sebagai manusia awam yang tidak tahu apa-apa dan tak perlu tahu mengenai penyakit yang dia derita.

Dokter yang baik juga harus memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas. Dokter harus mengikuti dan mengetahui perkembangan ilmu kedokteran yang perkembangannya sangat pesat. Sehingga kinerjanya dalam mengobati pasien bisa maksimal.

Dokter juga harus bersungguh-sungguh dalam menjalankan pekerjaannya. Karena dokter memiliki tanggung jawab yang besar, pekerjaannya menyangkut nyawa orang lain. Sehingga pekerjaan seorang dokter harus dilakukan dengan sungguh-sungguh dan serius supaya tidak terjadi kelalaian tindakan ( mal praktek ) yang saat ini sering terjadi dan menjadi perbincangan hangat.  Seorang dokter yang baik dipastikan sulit melakukan malapraktik, lalai secara sengaja dalam melakukan pekerjaannya. Ini tidak berarti kelalaian yang tidak disengaja, malapraktik yang tidak terencana, bisa terjadi.
  
Dokter juga harus tulus dan ikhlas menolong pasien. Dokter dituntut untuk melakukan pekerjaan 24 jam. Karena tugas dan kewajibannya sebagai seorang yang memberikan pelayanan jasa kepada masyarakat. Tapi dalam hal ini tidak hanya dokter saja yang bisa disalahkan apabila seorang dokter tidak mau mengobati pasien pada tengah malam, karena dokter juga hanya manusia biasa yang memiliki kemampuan terbatas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar